putus cinta dalam bahasa inggris

Cerita Putus Cinta Cerita Putus Cinta

cintasehati.com Ada yang kekasihnya nikah dengan wanita lain sampai putus di hari ulang tahunnya. Inilah rangkuman cerita putus cinta paling gila dan menyedihkan yang dikutip dari Elite Daily dan BuzzFeed. Wanita bernama Sarah sempat merasa menjadi wanita yang paling beruntung karena dia baru saja menikmati liburan di Spanyol bersama kekasihnya. Sarah dan kekasihnya saat itu telah pacaran tiga tahun, ia punya keyakinan yang besar bahwa kekasihnya akan melamarnya. Tapi apa yang terjadi, kekasihnya salah kirim undangan pernikahan ke kakak Sarah. Dan menemukan fakta bahwa sang kekasih akan menikah dengan wanita lain. Sarah seperti dikutip Elite Daily. Punya kekasih yang sangat centil dan ‘ganjen’ memang menyebalkan. Seperti cerita dari Belinda yang punya kekasih tak tahu malu dan tidak berperasaan. Saat Belinda berpesta dengan teman-temannya, termasuk mengajak kekasihnya, Belinda harus menahan malu karena kekasihnya menyentuh bokong sahabatnya. Tentu saja, malam itu juga mereka langsung putus. Wanita bernama Shaunna shock karena baru tahu kalau kekasihnya ternyata brengsek. Sebelumnya tidak ada kata putus atau pertengkaran, tiba-tiba kekasihnya memasang foto-foto mesra bersama wanita lain. Hubungan LDR berakhir dengan putus cinta, itulah yang dialami oleh seorang yang dirahasiakan identitasnya. Dia ingin kembali ke kotanya dan menemui kekasihnya. Sebelumnya telah sepakat bahwa kekasihnya akan menjemputnya di airport tapi apa yang terjadi kekasihnya tak menjemput. Si wanita mulai khawatir. Itulah akhir cerita cinta mereka.

Lagian bosan di Jakarta nggak ada kegiatan.Ibuku agak heran, katanya dasar aku plin plan, tapi memperbolehkan. Masalahnya bajuku terbatas, ibu jadi agak kesal, katanya kan sudah dibilang bawa baju lebih. Akhirnya esok ibu mengajakku sekalian mengantarnya ke kota Tasikmalaya, untuk membeli baju kaos dan celana pendek serta CD. Aku bilang naik motor saja, karena aku mau beli bensin di derigen, mulanya ibu keberatan, tapi akhirnya mau. Aku segera ke belakang, mencari derigen, memang ada, dan dari baunya saat aku mencium dalamnya waktu membersihkan, sepertinya memang dipakai untuk menyetok bensin, 2 buah ukuran 10 liter, tidak besar.Aku segera ikatkan di bagian depan. Esok paginya ibu sudah siap, setelah berpamitan dengan bi Lasmi, bi Ratna, beberapa family dan temannya, berangkatlah kami. Bawaan ibu tidak terlalu banyak, oleh – oleh juga muat di tas dan plastik. Karena naik motor,, maka tak berapa lama kami sudah samapai. Ibu mengajakku ke pasar terdekat di kota, membeli kaos murah meriah, 10 potong, 3 celana pendek dan ½ lusin celana dalam, kagak sampai 300 ribu belanja.

Sekalian juga mengajakku ke toko makanan, membeli makanan ringan dan kopi juga susu sachet. Kutitip dulu di tokonya, karena bawaan sudah penuh, nanti kuambil lagi. Lalu ibu minta diantar ke ATM, mengambil uang, memberiku uang buat jajan kunanti dan beli bensin. Sekalian uang untuk ongkos pulang, takutnya nanti ayah nggak bisa menjemput, kubilang aku bisa pulang sendiri. Setelah itu aku antar ibu ke teminal, parkir motor, belikan karcis dan menunggu bisnya berangkat, ketika bis sudah mau jalan ibu mengecup pipiku, sambil berpesan agar jangan merepotkan bibi – bibiku. Akhirnya ibu pulang, aku lalu segera membeli bensin, mengambil belanjaanku dan kembali ke rumah bibi. Sesampainya di sana hari masih belum terlalu siang, kulihat si Ucil yang agak merengut karena tidak kuajak. Aku godain saja dia, akhirnya aku bilang ke bibi mau ajak si Ucil pelesir ke tempat wisata dekat kampung sini, tanpa diduga bibiku mau ikut juga, katanya iseng nggak ada kegiatan, toh sawah dan kebun sudah ada yang ngurus. Akhirnya kami berangkat, karena jalan di kampung, nggak perlu helm.

Baca Juga :Cara Membuat Seseorang Jatuh Cinta

Sempat berpapasan dengan bi Lasmi, katanya sayang naik motor jadi nggak bisa ikut, berpesan agar aku tidak ngebut dan hati – hati. Akhirnya kami tiba di sana, tempat wisata alam dengan permainan anak, karena hari Sabtu dan masa liburan jadi mulai agak ramai. Si Ucil mulai heboh menunjuk mau main ini – itu, bibiku hanya tertawa dan memberiku uang untuk membeli karcis. Kami bertiga bersenang – senang di sana, si Ucil sudah kayak dinamo mobil – mobilan Tamiya saja, muter terus ke sana ke mari. Agak sore kami makan bakso di tempat makan di situ. Si Ucil masih sibuk bermain, aku dan bibi hanya mengawasi. ”Bibi senang, kamu memutuskan tetap berlibur, jadi si Ucil ada temannya. Kamu pakai saja motor itu kalau mau pergi. Wawan geblek itu kan mati kecelakaan. Aku hanya ber-Oh saja, tapi aku sempat menangkap sepertinya bibiku rada jengkel dan juga agak kasar membicarakan almarhum suaminya. Mungkin bibi menangkap kebingunganku, dia hanya tersenyum, sambil bilang nanti di rumah akan dia kasih tahu.